Kamis, 14 Februari 2019

Macam-macam Teknik Cetak Baju Digital

Hampir semua orang, baik pria maupun wanita dari muda hingga tua pasti familiar dengan pakaian yang umumnya disebut kaos. Bahkan sebagian orang lebih nyaman menggunakan kaos untuk sehari-hari ketimbang harus menggunakan kemeja. Beberapa orang juga ada yang lebih suka dengan tampilan polos pada kaos yang mereka pakai. Namun tidak sedikit yang hobi mengoleksi kaos berdesain menarik. Terutama sekarang anda bisa Cetak Baju sendiri sesuai keinginan sehingga bisa semakin menambah koleksi sesuai kesukaan.

Berikut merupakan beberapa macam teknik digital yang bisa digunakan untuk printing baju.
1. Teknik DTG
Teknik cetak DTG adalah teknologi sablon kaos secara modern dengan memanfaatkan printer inkjet dengan tinta khusus tekstil. Sehingga nantinya bisa menghasilkan sablon dengan kualitas tinggi. Sistem yang digunakan kurang lebih sama seperti saat mencetak di atas kertas, hanya saja ini media cetaknya berupa kain/ kaos. Hasil cetak baju DTG tajam dan awet sehingga tidak masalah meskipun dicuci dan disetrika berulang kali. Jika anda menggunakan teknik cetak DTG maka bisa mencetak banyak warna sekaligus dalam satu desain, tentunya hal itu sangat cocok buat bagi yang menginginkan desain kaos eksklusif. Selain itu, dengan menggunakan teknik ini anda bisa mencetak satuan maupun jumlah banyak dengan ukuran desain maksimal A3.

2. teknik sablon digital
Metode penyablonan juga bida dilakukan menggunakan mesin hotpress dan transfer paper untuk kemudian bisa mencetak gambar pada kaos. Hal yang perlu diperhatikan pada Printing Baju dengan sistem cetak digital yaitu cara perawatannya yang harus lebih ekstra. Anda harus hindari mengucek ataupun menyetrika bagian desain menggunakan suhu tinggi karena bisa membuat sablon mengelupas. Namun anda bisa bisa mencetak full color dengan pengerjaan cepat. Bahkan bisa juga mencetak satuan meskipun sablon tidak tahan lama. Selain itu, jenis kaos yang bisa digunakan juga terbatas dengan luas area sablon menyesuaikan luas kertas transfer serta harga yang lebih mahal.

3. Aplikasi Bordir
Jika teknik sablon menggunakan tinta, maka bordir memanfaatkan jarum jahit dan benang bordir untuk membuat sebuah hiasan berupa ilustrasi, huruf, maupun logo di atas kain. Biasanya bordir banyak diaplikasikan pada kaos berpori besar seperti polo sehingga menimbulkan kesan resmi. Namun juga bisa diaplikasikan pada bahan katun bahkan denim sekalipun. Dengan menggunakan bordir digital maka pengerjaan nya lebih cepat dan presisi sehingga cocok untuk produksi masal. Meskipun harga yang harus dibayarkan lebih mahal jika kuantitasnya sedikit .

Jika anda ingin memiliki sebuah baju yang desainnya sesuai dengan keinginan anda, maka hal tersebut bukan hal yang mustahil di era yang segalanya sudah serba modern seperti saat ini. Cetak baju bisa dilakukan dengan mudah melalui mesin digital yang tentunya akan mempercepat pula proses pengerjaan nya. Dengan menggunakan mesin digital ini juga sangat cocok jika ingin memproduksi jumlah baju yang sangat banyak. Karena menggunakan mesin maka proses yang dilakukan pun bisa lebih cepat terselesaikan.